Teknologi Masa Depan, Siapkah Indonesia Menerimanya?

214 views
No votes yet.
Please wait...

Manusia selalu berusaha menciptakan hal-hal baru untuk mendukung aktivitasnya. Perubahan cepat akan terjadi dalam kehidupan manusia, seiring berkembangnya pengapdosian teknologi. Sebut saja teknologi AI, komputasi awan, hingga sinyal yang kini dikenal dengan teknologi 5G. Berkaca dengan apa yang telah dikembangkan di luar negeri, apakah Indonesia negara tercinta kita, siap untuk menerimanya?

Kemauan dan kebutuhan manusia memang tidak pernah usai, sifat manusia yang tidak pernah puas adalah salah satu penyebabnya. Inilah yang mendukung kemajuan informasi dan dunia keilmuan terus berubah dan mengeluarkan alat-alat canggih, guna mempermudah kehidupan manusia. Singkatnya, kehidupan manusia akan berkembang ke arah yang lebih baik, dari waktu ke waktu.

Kekhawatiran akan munculnya perkembangan teknologi akan menggerus budaya pun muncul. Namun, semuanya dapat dilakukan, asalkan dimanfaatkan dengan benar. Setiap proses dapat dinikmati sembari memperhatikan apa saja yang menjadi dampak positif dan meninggalkan dampak negatif yang diberikan dari perkembangan tersebut. Jadi, budaya asli tidak akan tergerus, bahkan dapat dikembangkan bersamaan dengan perkembangan teknologi.
Kemunculan teknologi dalam kehidupan manusia nantinya ditandai dengan munculnya berbagai pekerjaan baru bagi manusia. Era digital, membuat pekerjaan manusia tergantikan namun turut memunculkan pekerjaan-pekerjaan baru untuk manusia. Salah satu siasat agar masyarakat Indonesia tidak ketinggalan dengan keadaan ini adalah terus memacu pengetahuan tentang teknologi terbaru dan menciptakan produk-produk digital buatan sendiri. Sehingga dapat menjadi tuan, atas teknologi tersebut.

Lebih dari itu, sistem transportasi yang cerdas akan hadir dan menjadi solusi dari apa yang terjadi di Indonesia saat ini. Nantinya semua alat transportasi dapat dimanfaatkan dengan mudah dan tanpa hambatan. Diprediksi, bahwa bentuknya berupa cellular vehicle to e everything, jadi nantinya pekerjaan seperti masinis, hingga pilot tidak lagi dilakukan oleh manusia. Namun dikerjakan oleh mesin yang diatur secara digital oleh para ahli.
Siapa yang tidak senang dengan internet yang cepat? Semua orang menyukainya, terlebih internet kini telah menjadi kebutuhan utama bagi kehidupan manusia. Kini jaringan internet di dunia telah sejajar seluruhnya dengan jaringan 4G. Namun terdapat sebuah negara yang akan mengembangkan jaringan internetnya hingga 5G. Dan inilah salah satu perkembangan teknologi yang akan datang dirasakan di seluruh dunia.

Sayangnya, kemudahan ini baru direncanakan dapat dinikmati 58% penduduk dunia, pada tahun 2025. Kemungkinan besar, masyarakat Indonesia menjadi salah satu penikmatnya di tahun tersebut.
Seperti yang telah disampaikan, manusia dalam beberapa tahun ke depan akan menikmati kemudahan dari perkembangan teknologi. Namun siapkah manusia untuk bekerjasama dengan robot? Robot nantinya akan menjadi teman dalam menjalankan berbagai aktivitas harian, termasuk bekerja hingga melayani kebutuhan publik, seperti di rumah sakit hingga pelayan restoran.

Diketahui, salah satu negara di Asia Timur telah mengembangkan robot sebagai pengantar obat dan memeriksa suhu tubuh pasien di rumah sakit. Bahkan, robot dilengkapi dengan kamera, sehingga pasien dapat berbincang secara langsung dengan dokter. Tentunya robot ini dapat membantu pekerjaan dokter, utamanya untuk mengobati pasien-pasien yang dapat menularkan penyakitnya melalui sentuhan.

Dari semua contoh kemudahan dan perkembangan teknologi, apakah yang seluruh masyarakat dunia dapat menerima kecanggihan tersebut? Kebanyakan negara di dunia, telah mampu menerima perkembangan teknologi ini. Bahkan telah memiliki kemampuan untuk mengembangkan dan menciptakan robot-robot yang canggih. Tidak menutup kemungkinan, bahwa nantinya industri negara luar akan semakin pesat dan menjadikan Indonesia sebagai pasar untuk menjual produk robotnya.

Lantas bagaimana dengan pemerintah Indonesia? Apakah sudah bersiap menghadapinya? Sejauh ini pemerintah terus mendukung ide-ide inovatif dari masyarakat. Kualitasnya terus dikembangkan, hingga dapat kompetitif bersaing dengan negara-negara luar. Sayangnya, tidak semua sumber daya manusia memiliki pemikiran yang serupa. Karenanya masih banyak masyarakat yang tidak dapat menerima perkembangan teknologi yang akan digalakkan oleh pemerintah.

Selain itu, kita sebagai masyarakat, tidak boleh terbuai dan hanya menjadi penikmat. Melainkan menjadi pelaku pengembang teknologi. Kita tidak boleh kalah dengan negara luar yang terus berusaha untuk mengembangkan produknya dan menjualnya di Indonesia. Jadilah pelaku dan pengembang teknologi, sehingga perkembangannya dapat dinikmati oleh dunia internasional.
Mampukah? Tentunya mampu, kita tidak boleh patah arang. Namun terus bersemangat, untuk mengembangkan kemampuan dan bersaing dengan negara luar.

No votes yet.
Please wait...

Tags: #artificial intelegence #teknologi terbaru

Leave a reply "Teknologi Masa Depan, Siapkah Indonesia Menerimanya?"

Author: 
    author